pencintahijau notes about love, life and journey

Dear mahasiswa STKIP Subang Program Studi PPKn Mata Kuliah (MK) binaan saya,

Mengingat, menimbang , dan memutuskan : dengan melihat jumlah mahasiswa, jarak dan keefektifan kegiatan kuliah.
Sebagai proses perkuliahan semester pendek (genap) tahun akademik 2011/2012 untuk mata kuliah (MK) Pengantar Ilmu Hukum (PIH), Ilmu Kewarganegaraan, Teori Hukum & Teori Konstitusi, dan Hukum Internasional.
Saya menginstruksikan saudara mahasiswa untuk membuat tugas BOOK REPORT dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :

a. Membuat Book Report (rangkuman singkat / garis besar yang mendeskripsikan isi buku dari bab per bab).
b. Buku sumber dan penulis, bebas silahkan apa saja yang berkaitan dengan materi mata kuliah (MK).
c. Book report ditulis di program MS. Word dengan spasi 1,5.
d. Sebagai referensi dari mata kuliah (MK) Pengantar Ilmu Hukum (PIH) silahkan mencari bukunya Prof. Mochtar Kusumaatmadja tentang Pengantar Ilmu Hukum (PIH). Bila tidak menemukannya silahkan cari buku dari penulis lainnya.
e. Hasil book report dikirimkan ke e-mail : rully_kyo@yahoo.com dan harap memberi konfirmasi (sms/telp) bila telah dikirimkan.
f. Book report ini digunakan sebagai bahan penilaian (1 semester) untuk mata kuliah yang saudara ambil.
g. Batas waktu, paling telat book report dari setiap mata kuliah (MK) saya terima hingga akhir April 2012.
h. Selamat mengerjakan. :)

Tertanda,
Rully Herdita R, S.H., M.H

Hukum Timbal Balik

Musim penghujan sudah mulai tiba, hal ini ditandai dengan intensitas hujan yang mulai sering di kota kelahiran saya –> Bandung. Saya kangen dengan hujan, lama gak hujan soalnya. Mungkin bagi sebagian orang, hujan itu memiliki kenangan tersendiri, so bisa mengingatkan kita pada sesuatu (kaya Syahrini aja sesuatu :p). Ah sudahlah sekedar intro saja.

Hukum timbal balik? Maksudnya apa? Maksud saya adalah cara orang lain memperlakukanmu ya bagaimana kamu memperlakukan orang lain. Orang bersikap baik atau jahat sama kita ya tergantung kitanya juga. Kalo kita menanamkan kebaikan ya insya Allah yang kita dapatkan kebaikan. Mungkin hasilnya tidak dirasakan saat ini, mungkin bisa nanti atau di masa yang akan datang.

Lalu bila dikaitkan dengan masalah percintaan? Apakah bila ingin dicintai maka harus mencintainya juga? Misalnya memberikan perhatian biar mendapatkan perhatian dsb. Betul seperti itu?

Sebetulnya saya malas menulis masalah ini karena saya bukan pakarnya. :p

Bila ada satu wanita mendapatkan perhatian dari sepuluh orang pria, maka wanita akan memilih yang mana? Kita tahu biasanya hal tersebut pria lakukan agar mendapatkan balasan perhatian dan cinta tentunya, supaya pas “nembak” ntar diterima jadi pacar wanita tersebut. Kalo keadaannya kaya gini sepertinya “hukum timbal balik” tidak berlaku.

Hey! Hey! Kata siapa????????? Hukum timbal balik tetap berlaku!!!!!

Hal yang mesti diingat bahwa mencintai adalah KEPUTUSAN. Bila dikaitkan dengan kasus diatas dari sepuluh pria tersebut bisa saja MENDAPATKAN balasan perhatian yang sama dari wanita. Tapi menjadi keputusan wanita untuk mencintai pria yang mana yang akan dijadikan pilihannya.

Pilihan  apa? Ya pilihan untuk dicintaillahhhh.

Terkadang keputusan itu BERTOLAK BELAKANG dengan yang dinamakan perasaan. Mungkin saja kita cintanya hanya pada seseorang, tapi keputusan untuk hidup bersama (pacaran atau menikah) nya sama siapa. Iya gak sih? Mudah2an aja gak kaya gitu yahhh.

Mudah2an selaras antara hati dan logika, kalo misalnya kita jatuh cintanya sama seseorang ya mudah2an keputusan mencintai dan hidup bersamanya hanya dengan seseorang tersebut.

Dalam hidup bersosial juga berlaku hukum timbal balik. Tapi enggak berarti kalo kita baik sama orang maka kita akan mendapatkan kebaikan pula dari orang tersebut. Karena ada kalanya ada orang lain yang suka memelihara rasa iri, benci dan sinis pada orang2 tertentu. Kalo mengaku sebagai orang baik mengapa harus memelihara perasaan2 negatif seperti itu coba? Gak ada manfaatnya juga.

Tapi kalo kita berbuat baik sama orang seperti itu, pasti orang tersebut juga segan untuk berbuat jahat sama kita dan  tar juga dia pasti malu dan nyadar sendiri.

Cukup segini dulu deh, kalo ada ide baru lagi ntar saya coba lanjutin lagi nulisnya masih dengan tema yang sama.

Have a nice day, semoga hari ini datang rejeki pada kalian! :)

 

Bandung, 3 November 2011

Setiap pagi sudah menjadi kebiasaan saya memeriksa e-mail dan timeline di twitter pribadi. Dan akun tokoh favorite saya di dunia maya (twitter) adalah Lex depraxis (@lexdepraxis), beliau adalah romance consellor/coach dan juga seorang praktisi di bidang NLP. Lalu saya melihat timeline beliau dan nampak sepertinya ada sebuah adu argumen antara Lex depraxis dengan seorang wanita yang bernama Ciska (@ciskaDV).  Cukup menarik sehingga menimbulkan kontradiksi yang akhirnya banyak melibatkan beberapa follower masing-masing turut menyumbangkan suaranya dan komentar.

Lex depraxis dianggap melakukan plagiat (anggapan beberapa tuips) terhadap sebuah gambar (print screen dari tulisan Ciska di blognya) yang merupakan karya dari ciska. Dan tentu saja “dianggap” plagiat karena Lex depraxis tidak memasukan/mencantumkan darimana sumber gambar tersebut (padahal sumbernya jelas tercantum/terlihat di gambar print screen tersebut). Gambar tersebut dimodifikasi sedemikian rupa untuk menunjukan pemahaman Lex dalam memandang masalah manusia baik pria maupun wanita sebagai mahluk yang manipulatif. Meski maksud Lex baik hanya sekedar “renungan sentilan” tanpa ada maksud menjatuhkan apalagi pencemaran nama baik. Dan tentu saja Ciska pun merasa kesal atas perbuatan tersebut karena Lex tidak tidak meminta izin. Menurut saya pribadi masalah meminta izin disini sebatas tanggung moral saja yang sifatnya “lebih baik” dilakukan.

Fokus saya disini bukan masalah perseteruan mereka karena itu bukan urusan saya, akan tetapi saya lebih tertarik membahas mengenai masalah “plagiat” dan “pencemaran nama baik” yang sempat dilontarkan oleh beberapa follower (entah itu followernya siapa, saya tidak tahu).

Plagiat itu apa sih? Plagiat itu bersinonim dengan menyalin, mengcopy, meniru, menjiplak, memperbanyak. Berdasarkan masalah diatas menurut bahasa saya plagiat itu merupakan perbuatan menyalin/menjiplak sebuah karya entah itu tulisan atau gambar tanpa seizin pemilik hak dan tanpa mencantumkan sumber. Sehingga secara tidak langsung pelaku mengklaim bahwa karya tersebut adalah miliknya (haknya).

Terlepas dari itu semua apakah gambar tersebut memiliki hak cipta atau tidak, yang jelas sebuah karya perlu mendapatkan apresasi moral yaitu dengan menyebutkan siapa pemilik hak (pembuat sketsa gambar) serta menyebutkan/mencantumkan sumbernya (mengenai hak cipta bisa dilihat di UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta). Dalam hukum HKI (Hak Kekayaan Intelektual), hak cipta itu sifat perlindungannya adalah konstitutif yang artinya sebuah karya hak cipta dilindungi tanpa melalui proses pendaftaran. Negara secara otomatis melindungi karya yang merupakan hak cipta tersebut. Berbeda dengan “desain industri” yang sifatnya deklaratif, yaitu sebuah desain dilindungi bila desain tersebut didaftarkan.  Untuk lebih memperjelas masalah ini harus dilihat pula PP (Peraturan Pemerintah) dalam hal teknis pendaftaran hak cipta atas suatu karya untuk mendapatkan perlindungan hukum itu seperti apa.

Lalu masalah berikutnya mengenai “pencemaran nama baik”. Pencemaran nama baik sudah diatur dalam Pasal 310 KUHPidana. Pencemaran nama baik yang dilakukan melalui sarana elektronik atau komputer diatur dalam Pasal 27 ayat (3) UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Hanya saja pasal ini masih menjadi kontroversi karena sejauh mana batasan-batasan bahwa suatu perbuatan tersebut adalah pencemaran nama baik atau bukan, masih belum jelas. Sehingga dalam hal bila kita berbicara “kejujuran dan objektif apa adanya” akan sesuatu, apakah itu termasuk “pencemaran nama baik”?

Untuk memastikan bahwa perbuatan tersebut merupakan pencemaran nama baik atau bukan, maka perlu dibuktikan apakah suatu perbuatan tersebut sudah memenuhi unsur-unsur tindak pidana pencemaran nama baik tidak?

Yah demikian penjelasan saya karena ini bukan tulisan karya ilmiah jadi tak perlu dibahas secara detail dan analisis yang tajam. Hanya sekedar bacaan ringan saja maaf ya kalo ada kekurangan mohon dikoreksi, dengan senang hati saya terima. :)

Bandung, 20 Oktober 2011

 

Menjadi Dewasa dan Bijak

Beberapa waktu lalu saya di tag di notes facebook milik teman wanita yang bernama Nuniek. Saya baca beberapa komentar-komentar disana. Ada satu komentar yang membuat saya berfikir.

Apakah itu? Komentar itu “jangan menjadi dewasa yank tapi menjadi bijak…”

Hmmmm… bukankah dewasa dan bijak merupakan dua hal yang sebenarnya kita butuhkan? Kita tidak bisa menolak untuk menjadi dewasa bukan? Masa sih kita gak boleh dewasa? Hehehe…

Dewasa bisa mengandung arti perubahan fisik dengan semakin bertambahnya usia kita. Bisa juga dengan perubahan pola pikir dan perbuatan, karena semakin bertambah usia tidak menjamin bahwa kita dewasa dalam bersikap dan tutur kata.

Itu menurut saya yahhh..

Semoga itu hanyalah perbedaan cara menafsirkan saja, ada sudut pandang seseorang yang tidak bisa saya jangkau. Jadi saya belum menanyakan pada orangnya langsung biar saya mengerti maksudnya apa.

Karena menurut saya baik menjadi dewasa dalam arti perubahan fisik kita maupun menjadi dewasa dalam arti perubahan sikap dan tutur kata termasuk menjadi bijak di dalamnya, adalah dua hal yang baik. Yang satu adalah proses dan yang kedua adalah pilihan.

Salam cinta untuk teman-teman semua…

 

Bandung, 7 September 2011


Kata-kata yang sering saya dengar dari seorang wanita adalah bahwa wanita selalu menginginkan pria yang lebih dewasa yang bisa membimbingnya.

Saya rasa wajar karena seorang pria terlahir lahir di muka bumi untuk menjadi seorang pemimpin. Dalam hal ini pria adalah seorang pemimpin dalam rumah tangga.

Namun saya memiliki pandangan bahwa jangan kita menuntut pasangan kita bersikap dewasa jika kita sendiri belum bisa dewasa.

Ingatlah bahwa masing-masing diantara pasangan baik dari pihak pria maupun wanita memiliki idealismenya sendiri.

Wanita menginginkan pria dewasa demikian pula sebaliknya pria tidak mau menjadi seorang dewasa yang selalu menuruti kemauan wanita yang terkadang tidak bisa dimengerti.

Marah-marah, mencaci maki, menjelek-jelekan pasangan dimuka umum melalui facebook atau twitter sama sekali bukan sikap yang dewasa.

Kenapa ? karena itu bukan menunjukan siapa dia, tapi menunjukan siapa diri kamu sebenarnya.

Sikap dewasa bisa ditunjukan dengan jujur mengakui saat berbuat salah tanpa balas menyakiti, menjelekan, atau menyalahkan.

Semua dilakukan dengan keikhlasan bahwa segala sesuatu terjadi karena seijin Tuhan maka tak perlu kita membalas sikap pasangan yang telah menyakiti hati.

Maksud saya dalam sebuah hubungan baik pria maupun wanita harus sama-sama menampilkan dirinya yang terbaik, mengerti perannya masing-masing.

Kedua-duanya harus sama-sama dewasa, bukan malah saling menuntut satu sama lain agar bersikap dewasa!

Sekarang silahkan kalian ngomong sama kaca “sudah dewasakah saya?”  :)

 

Bandung, 15 Juli 2011

Jomblo Sejati

Artikel ini dicopas dari notes saya di facebook dan kebetulan memang belum pernah di publish di blog. Artikel ini saya buat pada tanggal 28 Agustus 2009, mubazir aja kalo gak saya publish disini. Sebetulnya ditujukan buat cowok tapi cewek juga bisa kok. Mungkin agak muluk dan terlalu berlebihan, tapi mudah-mudahan bermanfaat sebagai bahan renungan terhadap jalan pemikiran kalian selama ini.

Enjoy ya!!

Errrgggh!!! Kadang saya suka kesel plus jengkel dengan kata “jomblo” yang seringkali disalahartikan oleh orang-orang di luar sana.
Jomblo biasanya diartikan dengan : seseorang yang masih single atau belum memiliki kekasih atau pacar (ini saya setuju).

(Yang saya ga setuju) Bila jomblo itu diartikan sebagai :

Seseorang yang hidupnya hampa dan selalu sendiri serta kesepian, terutama bila melewati malam minggu, dimana hidupnya luntang lantung ga jelas tanpa adanya kehadiran seorang wanita di sisinya (berdasarkan sudut pandang cowok).

Lalu dia habiskan waktunya itu dengan nongkrong di bilik warnet yang nyaman untuk browsing fs, donlot bokep ato VP Jepang atau maen wining eleven. (yang kesindir jangan marah ya hehehe).

Seseorang yang kadang hatinya miris dan sinis terutama saat melihat temennya atau orang-orang di sekitarnya yang udah punya kekasih atau pacar, kadang dia juga malu klo belum punya kekasih/pacar, sehingga muncul dalam benaknya bahwa memiliki seorang pacar adalah sebuah keharusan yang secepatnya mesti terlaksana.

Karena pengen cepet-cepet punya pacar, pas baru aja kenal sehari ama wanita yang menarik, langsung gencar ping pong sms atau jadi temen ngobrol atau curhatnya, pas nembak taunya di tolak, atau wanita itu taunya udah punya pacar. (Weeeekkkk patah hati lagi cape deh!!!)

Hatinya kadang iri plus gelisah saat melihat kemesraan yang ditunjukan oleh sepasang kekasih yang lewat tepat di hadapannya.

Klo ketemu wanita yang menarik di jalan atau dimana gitu, ngarepnya keluar, terus pas ampe rumah langsung berhayal:

rasanya gimana ya klo cewek tadi itu jadi pacar gue,,, gue pasti bisa menikmati hari-hari yang romantis dan indah bareng dia.

Pas nyadar semua itu cuma mimpi kosong alias cuma khayalan yang dibikin sendiri.

Terus tiap hari kerjaannya cuma mengeluh dan mengeluh serta mengasihani diri sendiri dan menganggap bahwa kehidupan romansanya ga pernah adil bahkan selalu gagal, dan akhirnya jatuh dalam lembah keputusasaan sembari mendengarkan lagu “Cinta Ini Membunuhku” milik band D’masiv dan lagu “Bila Malam Tiba” milik band Newday, yang seolah lagu itu lebih menegaskan lagi bahwa keberuntungan dalam urusan asmara engga pernah berpihak kepadanya.

Terus dia bilang : tuh kan bener!!! Kasian banget yah gue!!!

*Akh wake up boys/girls!!! Those are bullshit!!! Itu semua engga ada hubungannya dengan jomblo!!!!
Bagi Seorang Rully®, “Jomblo sejati” itu :

Memiliki kehidupan sosial yang menarik, hidupnya engga pernah kesepian, karena selalu dikelilingi sahabat-sahabat yang setia menemaninya untuk melakukan aktifitas yang asik (fun) bersama-sama dan dia sangat menikmatinya (enjoy).

Jomblo sejati punya pergaulan yang luas juga punya tempat nongkrong atau hang out yang asik dan cozy, seperti coffee shop, tempat karaoke, café, resort and lounge dsb. Sehingga dia bisa kenalan ama orang-orang baru, yang bisa menambah wawasan juga relasinya.

Jomblo sejati punya segudang kegiatan menarik bersama teman-temannya, dan dia bebas melakukan hal apapun yang disukainya.

Engga pernah seorang jomblo sejati berkeluh-kesah karena engga punya pacar, karena dia sudah memiliki kehidupan yang sangat menarik sekali.

Bahkan dia selalu menebarkan kebahagiaan dengan orang-orang di sekelilingnya baik kepada yang udah punya pacar atau belum punya pacar, sehingga banyak orang tertarik padanya.

Dan bahkan orang yang udah punya pacar pun iri kepada si jomblo sejati, karena si jomblo sejati sedemikian bebasnya bisa begitu menikmati kehidupannya dan pergaulannya yang sangat menarik itu.

Tak pernah seorang jomblo sejati merasa hidupnya hampa, dia bisa tertawa sepuasnya dan bersenang-senang dengan teman-temannya tanpa perlu dipusingkan oleh urusan wanita.

Jadi jangan ngaku “Jomblo Sejati” klo kamu masih ngerasa kesepian, hampa dan putus asa klo engga punya kekasih atau pacar. Jadi namanya apa dong klo kaya gitu?

Klo masih kaya gitu boleh saya bilang kamu itu : “zombie alias mayat hidup yang haus akan darah wanita”.

Meskipun belum punya pacar kamu harus bangga jadi “jomblo sejati” dan engga perlu malu.

Tapi saya bersyukur karena sekarang sudah punya partnership (baca : pacar) untuk lebih bisa mengenali karakter dan pribadi masing-masing, bersama-sama menikmati petualangan di rimba belantara cinta dan kehidupan, belajar untuk bisa menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing, tanpa harus mengesampingkan keberadaan sahabat-sahabat di sekitar saya.

PS : Tulisan ini saya dedikasikan untuk semua sahabat (male) dan bidadari (female) di facebook saya. Yang merasa tertampar dengan tulisan saya ini, jangan marah yah, yang mau skeptik juga silahkan. Semoga tulisan saya ini bisa menginspirasikan semua. Yuuk sama-sama kita belajar dari semua kegagalan.

 

Mantan Zombie,,,

Pertemuan dengan wanita cantik pagi ini, memberi saya inspirasi  dan membuat pikiran saya bergejolak.

Kali ini saya akan berbicara hukum, bukan hukum positif yang berlaku dinegara kita, akan tetapi hukum alam, kenyataan hidup sebagai manusia, dinamika sosial pria dan wanita.

Tidak munafik, sebagai pria saya menyukai wanita cantik seperti presenter berita Chantal Della Concetta  :) . Dan saya yakin pada anda yang ngakunya pria sejati pasti sependapat dengan saya, kecuali jika anda adalah gay. :)

Walau bagaimana seringnya anda mendengar kutipan :

jangan melihat wanita dari cantiknya saja, tapi lihat juga hatinya

Akan tetapi tetap saja, secara naluriah anda menyukai, tertarik, ingin memiliki bahkan ingin membuahi wanita cantik.

Apakah anda berani mengakuinya? :)

Walau bagaimana anda menyangkalnya, anda tidak dapat menghindarinya karena itu sudah “naluri” anda sebagai seorang pria.

Wanita cantik membuat pria otomatis berasumsi yang belum tentu benar.

Cantik itu indah dan indah itu menarik, secara otomatis membuat pria menganggap hal tersebut bisa memberikan kebahagiaan.

Seperti apa asumsi tersebut?

Wanita yang secara fisik cantik, membuat asumsi  bahwa keseluruhan dari wanita itu cantik termasuk hati dan kepribadiannya.

Kecantikan wanita membuat pria gelap mata, kecuali pria yang tingkat kesadarannya tinggi.

Pria yang tingkat kesadarannya tinggi memiliki pertimbangan dan analisa sebelum memutuskan sesuatu bersama wanita cantik.

Karena dia menyadari bahwa wanita cantik tidak secara otomatis hidupnya bahagia dan baik-baik saja tanpa ada beban masalah.

Bila akhirnya doa anda dikabulkan bisa menjalin hubungan bersama wanita cantik tersebut, maka bersyukurlah.

Akan tetapi bila anda belum mempersiapkan diri secara matang untuk menghadapi ”drama”, maka bersiaplah menerimanya kenyataan bahwa harga kecantikan wanita  tersebut tidak akan bernilai apa-apa lagi di mata anda.

Logika anda akan diaktifkan lagi dengan kutipan diatas.

Hubungan cinta itu bukan perkara tampan dan cantik, akan tetapi lebih kepada kesiapan diri masing-masing pria dan wanita untuk bisa saling mengisi peran.

Tahu dan mengerti “perannya” bahwa dirinya adalah pria, tahu dan mengerti “perannya” bahwa dirinya adalah wanita.

Pria, sebelum waktunya tiba, persiapkan diri kalian….

Bandung, 10 Mei 2011

Pernah disakiti pacar atau kekasih?

Atau mungkin saat ini kalian sudah putus? Statusnya kini adalah mantan kekasih

Apakah kalian sulit menghilangkan rasa sakit yang pernah ditorehkan mantan kekasih?

Dengan melihat wajah atau seseorang yang mirip dengan mantan tiba-tiba rasa sakit tersebut datang lagi…  kamu ingat lagi… ihh sebel-sebel.. #lebayy :p

Kamu mulai maki-maki, sumpah serapah, mengeluarkan kata-kata yang menjelek-jelekan  mantan.

Padahal segala upaya telah kamu lakukan untuk melupakan, mengalihkan agar tidak lagi mengingat serta merasakan bagaimana perihnya.. sakitnya…

Lalu kamu menghapus nomor hpnya dari phonebook, meremove atau memblock akun facebook atau twitternya, menonaktifkan facebookmu sendiri dan membuat akun yang baru, mengganti password email dsb agar tidak disalahgunakan.

Kamu habiskan waktumu bersama teman-temanmu dengan jalan-jalan, makan, ngopi-ngopi, nonton berharap biasa melupakan dia dan rasa sakit yang pernah ditorehkannya.

Untuk PERTOLONGAN PERTAMA mungkin cara diatas tepat…

Tapi cara-cara diatas sejatinya tidak dapat MENGHAPUS ingatan kamu dengannya, karena sewaktu-waktu kamu PASTI akan mengingatnya kembali.

Dan itu BUKAN solusi tepat untuk menyelesaikan masalahmu dengannya.

Karena semakin kamu berusaha melupakan, menghindari, menghapusnya dari ingatanmu maka semakin kamu akan terus mengingatnya.

Lalu yang tepat itu kaya gimana?

Masalah yang berkaitan dengan kejiwaan seperti rasa takut, trauma, rasa bersalah dsb. Memang tidak mudah penyembuhannya dan sungguh dramatis sekali.

Intinya berani menerima dan mengakui kenyataan!

Serahkan semuanya pada TUHAN mintalah petunjuknya…

Cobalah ikhlas dengan segala perbuatan dia yang telah menyakitimu, bersihkan hati jangan pernah ada rasa dendam dengan membalas dengan rasa sakit dan perbuatan yang sama.

Kejadianmu dengannya akan tetap tersimpan dalam memorimu,yang perlu kamu lakukan adalah menghilangkan rasa SAKIT itu, bukan peristiwa atau perbuatannya yang telah menyakitimu.

Ikhlaskan dan maafkanlah dirinya, lalu lanjutkan hidupmu untuk menjadi orang yang lebih baik lagi.

Tidak ada orang yang menjadi kuat jika tidak melalui proses dilemahkan terlebih dahulu.

Saat kamu dilemahkan sejatinya itu untuk menguatkanmu.

Sejatinya CINTA itu indah dan TIDAK menyakiti

Mengapa kamu sakit karena cinta? Bisa jadi karena kamu mencintai dengan CARA yang SALAH.

Jika kamu mencintai dengan yang cara yang BENAR maka kamu tidak akan tersakiti, meski kamu mencintai ORANG yang SALAH.

Kehidupan sudah banyak memberi kita PELAJARAN BERHARGA yang tidak pernah kita dapatkan saat duduk di bangku sekolah.

Karena itu tetap semangat dan berusaha untuk menjadi orang yang lebih baik lagi.

Dan yang TERPENTING adalah jangan pernah BERHENTI BELAJAR, karena KEHIDUPAN sudah banyak memberi pelajaran pada kita secara gratis.

#maaf bukan maksud saya menyindir sobat semua.. hanya sekedar berbagi saja.. jika ada masukan atau berbagi pengalaman silahkan tuangkan saja disini.

 

Bandung, 15 Maret 2011

Kamu Menyesal?

Apakah kamu menyesal mengapa kamu dilahirkan?

Apakah kamu menyesal mengapa kamu hidup?

Menyesal untuk apa hidup jika harus menanggung penderitaan

Menyesal untuk apa hidup jika apapun yang kamu lakukan hanya KESIA-SIAAN belaka

Menyesal untuk apa hidup jika harus menanggung malu

Menyesal untuk apa hidup jika tidak pernah merasa bahagia

Apapun jawabannya #kata-kata yang bijak adalah kita TIDAK BOLEH menyesal!

Jangan pernah merasa apa yang kita lakukan adalah kesia-siaan, bahkan sebongkah batu saja diciptakan untuk menahan gunung.

Tidak ada kesia-siaan kawan jika setidaknya kita SUDAH berusaha melakukan terbaik dan memberikan sesuatu bermakna bagi hidup ini.

KEBAHAGIAAN adalah milik kita semua dan kita berhak untuk BAHAGIA.

KEBAHAGIAAN itu sebenarnya  gratis karena Tuhan sudah menyediakannya untuk kita. Maka tidak perlu kita mengeluarkan uang untuk bisa menjadi BAHAGIA.

Cobalah MENERIMA dan MENSYUKURI hidupmu sendiri!

Jangan berkecil hati jika kamu merasa serba KURANG, MINDER, TIDAK PANDAI dan BERBEDA dari orang lain.

Karena jika kita tetap SETIA pada KEBAIKAN maka KEBAHAGIAAN lebih dekat pada kita.

Percaya deh sama rully!!!!

Klo enggak percaya coba dulu baru komentar hehehe…..

Sampai ketemu di postingan berikutnya yang mudah-mudahan #inspiratif.

#Follow juga rully di…

Twitter :  @pencintahijau

Facebook : Rully Herdita Ramadhani

Blog tumblr : pencintahijau.tumblr.com


Bandung, 3 Maret 2011


Cara menikmati hidup

Awalnya saya denger lagu ROSSA yang judulnya KU MENUNGGU. Komentar saya : “enak siy… tapiii biasa ah…”

Tapi saat saya mendengarnya menggunakan ponsel yang baru saja saya beli, komentar saya : “bener-bener enak… terasa megah… lagu rossa ini benar-benar enak….”

Hmmmm saya jadi MIKIR.

Begitupun dengan HIDUP. Jika kita TAHU cara menikmatinya, maka HIDUP akan terasa LEBIH INDAH.

Bukankah apa yang kita rasa hampir semuanya dikuasai oleh / hanya sebatas EUFORIA belaka?

Lalu bagaimana dengan BAD FEELING yang tidak perlu?

Ya buang saja itu semua dengan cara MENIPU DIRI SENDIRI, jadi sama saja right?

Mungkin kita pernah GAGAL saat bikin NASI, malah jadi BUBUR nih. Ya udah tinggal bagaimana cara membuat BUBUR yang ENAK saja.

Mungkin kita menganggap bahwa diri kita adalah seorang PESIMISTIS. Ya udah tinggal bagaimana cara menjadi PESIMISTIS TAPI SUKSES.

Mungkin kamu merasa memiliki tampang yang PAS-PASAN. Ya udah tinggal bagaimana cara menjadi pemilik tampang pas-pasan tapi MENARIK.

Malah awalnya saya menganggap bahwa sesuatu yang cantik itu menarik, tapi kenyataannya BELUM TENTU. Semua akan memudar seiring waktu. Tapi jika IYA itu merupakan anugerah yang patut disyukuri.

Terakhir…

Menjadi JOMBLO di hari VALENTINE bukan berarti tidak laku dan tidak menarik. Tidak sedikit jomblo tapi disukai banyak orang, menarik dan banyak yang ingin untuk menjadi kekasihnya. Contohnya adalah SAYA (hahaha bercanda). Tapi dia (jomblo) juga tahu bahwa dia TIDAK BISA sembarangan dalam memilih seseorang yang akan menjadi pendamping hidupnya.

Tapi bukankah manusia itu TIDAK ADA YANG SEMPURNA?

Emangnya kita sendiri SEMPURNA?

Berarti kita udah takabur dong?

Mungkin aja orang lain nganggap kita ANEH.

Tapi EGO kita selalu mengatakan bahwa kita selalu menginginkan yang SEMPURNA.

Maksud saya begini : Jika kamu merasa jomblo, tidak laku atau tidak menarik.

Jangan berkecil hati!!!

Kita semua adalah nomor 1 *ANDRIE WONGSO mode on*.

Kita semua adalah bibit unggul, bibit terbaik yang mampu mengalahkan jutaan bibit lainnya yang merupakan cikal bakal terbentuknya manusia, yaitu diri kita.

Jangan berkecil hati!!! dengan apa yang kamu anggap itu sebagai suatu KELEMAHAN atau KEKURANGAN yang ada dalam diri.

Kita adalah manusia dengan potensinya, bahkan sebongkah batu saja TUHAN ciptakan untuk menahan gunung.

Intinya adalah bahwa apa yang kita anggap KECIL, apakah itu kekurangan, kelemahan, dsb. JANGAN PERNAH SEPELEKAN ITU!!!!

Karena itu semua akan menjadi POTENSI yang besar jika kita mampu MENGOLAHNYA, MERUBAHNYA, serta mengetahui CELAH dan CARA menggunakannya.

Maka nikmati semua dan SYUKURI hidupmu.

Bandung, 14 Februari 2011


Awan Tag

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.