Mama, Pacar, dan Sahabat

abstract_0005

Merasa tertampar dengan tulisan sahabat aku! Tapi sungguh tamparan indah yang membuatku menyadari untuk bisa berubah menjadi manusia yang lebih baik.

Aku boleh saja menjadi manusia yang paling beruntung dengan banyak mendapatkan cinta dan kasih sayang dari orang-orang yang berarti di hidupku.

Orang-orang yang berarti di hidupku : mama, pacar, dan sahabat.

Mereka sangat mencintai dan menyayangiku lebih dari yang aku tau

Tapi apa balasan yang mereka terima dariku?

Sangat kurang, bahkan tidak ada!

Terutama mama, lalu pacar

Baik disadari atau tidak, baik dengan perbuatan maupun perkataan, aku telah menyakiti mereka. Mereka pun memaafkan aku meski hatinya telah tersakiti. Mereka telah mengikhlaskan aku meski sebenarnya hatinya bersedih

Hal yang mungkin aku lupa bahwa aku tidak mencintai dan menyayangi mereka dengan ‘hati’

Aku sepertinya adalah manusia yang telah beku hatinya

Kurang rasa empati, sehingga tak mampu menyelami perasaan seseorang

Dan akupun tidak peduli, cenderung lebih mementingkan keegoisan dan keinginan diriku saja, tanpa mengerti betapa mereka sangat membutuhkan aku

Aku boleh saja menjadi orang yang pintar memiliki banyak ilmu, pintar secara emosi yang mempu mengendalikan diri dan mengarahkannya seperti apa, sehingga tau bagaimana caranya dicintai dan disayangi serta disukai orang lain.

Tapi aku merasakan kehampaan yang luar biasa, gejolak batin yang menyesakkan dada, rasa cemas yang berlebihan dengan kebodohanku secara spiritual.

Mungkin aku telah jauh dari Tuhan,

Mama,,

Maafkan anakmu ini, baik disadari atau tidak aku telah banyak menyakiti hati dan membuatmu kecewa, tak sebanding dengan rasa cinta dan kasih sayangmu yang tak terhingga kepadaku

Engkau selalu memaafkan aku meski hatimu sakit dan bersedih, berapa banyak air mata yang telah engkau teteskan hanya demi anakmu yang tak pernah peduli padamu

Mungkin beberapa diantara kesulitan-kesulitan dan masalah yang kuhadapi dalam hidup diantaranya adalah karma Tuhan karena telah menyakitimu, meski engkau selalu memaafkan dan tak pernah berhenti mencintai dan menyayangiku.

Aci,,

Maafkan atas segala keegoisanku yang membuatmu merasa lelah dan ragu terhadapku, sehingga dirimu selalu merasakan sepi dan seorang diri disaat kau sakit, susah, dan saat kau membutuhkan aku

Aku yang membuatmu merasa dirimu tidak berarti dan berharga di diriku, tak pernah aku pedulikan kamu dan mengerti perasaanmu

Sikap dan perbuatanku yang tak sebanding dengan pengorbananmu, betapa kamu mencintai dan menyayangi aku sepenuh hatimu

Semua sahabatku,,

Terima kasih atas segala waktu dan kesempatan yang selalu kalian berikan untukku, ingatkanlah aku disaat aku salah

Kok aku ngomongnya kaya orang yang mau mati besok pagi,,

What ever!

Aku hanya manusia biasa yang tak pernah luput dari kesalahan dan dosa

Aku hanya manusia yang ingin mencari kebahagian di dunia dan di akhirat

Aku hanya manusia yang ingin berubah ke arah yang lebih baik

PS: gambar foto adalah aku lagi ngelamun sendirian sore-sore hehehehe,,

Bandung, 2 November 2009

Rully Herdita Ramadhani

2 pemikiran pada “Mama, Pacar, dan Sahabat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s