Segampang itukah bilang putus?

Tertarik melihat fenomena yang terjadi di sekitar gw.. fenomena ini pernah gw alamin sendiri juga. Coba liat pasangan cewek-cowok. Setelah menjalani suatu masa dalam sebuah hubungan, seringkali kata-kata pisah, putus, cerai, dsb. Selalu menghiasi setiap kali dihadapkan pada sebuah perselisihan, ketidakcocokan.

Klo lagi cek cok atau berantem, dikit-dikit bilang putus.. dikit-dikit bilang pisah.. heran gw..

Emang engga bisa ya diomongin baik-baik secara langsung berdua? Pake kepala dingin.. trus cari solusi terbaik?

Notabene manusia bukanlah mahluk yang sempurna.. emang sih engga semua manusia berlaku baik.. menurut gw hakikatnya manusia itu baik, karena kondisi dan keadaan yang menyebabkan mereka berlaku tidak baik..

Kadang kata-kata pisah dijadikan alat untuk menakut-nakuti, agar pasangan mau nurut. Sungguh cara buruk.. dan pastinya menyakiti. Seharusnya engga perlu begitu, tapi kenyataan berbeda. Ah sungguh sulit menyikapinya, harus jadi dewasa pada “level” berapa untuk bisa menghadapi masalah itu?

Ah udahlah ga usah terlalu dipikirin, yang jelas hadapi aja semua yang terjadi, terima semua yang terjadi sebagai bagian dari kenyataan hidup. Ada hikmah dibalik semua yang terjadi itu..

Sungguh pasangan yang kuat.. yang mampu mempertahankan sebuah hubungan.. tapi harus disertai introspeksi untuk memperbaiki sikap masing-masing.. tanpa mencoba untuk saling menyalahkan satu sama lain..

Ahh apapun yang terjadi keep moving..

 


Bandung, 29 Desember 2010

Rully Herdita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s