Patah hati? Just take it easy..

Menyambung tulisan my younger brother tempo hari yang lalu.. hehe

Masalah patah hati..

Patah hati bisa terjadi karena ditolak, bertepuk sebelah tangan, dan putus cinta. Poin ketiga adalah tingkat yang paling parah karena jika mengingat masa-masa pacaran adalah masa dimana dahulu kita selalu menghabiskan sperma waktu bersama-sama penuh dengan kemesraan, canda tawa, dan semuanya begitu indah. Semuanya hancur saat tiba-tiba si dia berkata ingin putus aja tanpa ada alasan yang jelas dan tanpa kita tau apa penyebabnya.

Yah saya pernah mengalaminya dulu.. sekedar share aja..

Tak ada yang bisa kita lakukan lagi selain pergi tinggalkan si dia.. karena apapun upaya yang kita lakukan tak akan ada artinya lagi dimatanya.. yang ada si dia akan semakin ilfil padamu atas semua sikapmu yang berubah menjadi seperti teroris, psikopat, pengganggu ketentraman hidup yang selalu mengancam, memaksa, dan ingin balas dendam karena tidak rela kamu diputuskan secara sepihak..

Jika ingat saat itu saya hanya bisa tersenyum..

Saya berikan cara pandang yang mungkin berbeda, namun pastikan kamu sudah mencurahkan semua isi hatimu pada sahabat atau orang-orang yang bisa dipercaya setelah kamu putus (patah hati), sehingga hatimu sudah benar-benar plong alias sudah lega untuk melakukan semua yang saya bagikan ini.

Yang pertama. Cintai dirimu sendiri melebihi dari sebagaimana kamu mencintainya. Jika kamu sudah mencintai diri sendiri otomatis kamu akan melakukan hal-hal yang akan membuatmu bahagia. Kamu akan tersadar bahwa dirimu adalah manusia langka yang begitu berharga untuk disia-siakan. Karena kamu sudah tau apa kelebihan (keistimewaan) dan apa kekuranganmu. Kamu akan lebih menonjolkan kelebihanmu saja dan jujur untuk mengakui apa kekuranganmu.

Yang kedua. Tanamkan pada dirimu sendiri bahwa kamu memang sangat mencintai dan menyayanginya.. Tapi percayalah suatu saat kamu akan hidup bahagia bisa tertawa dan tersenyum kembali. Kamu akan memulai hidup baru bahagia dengan new someone meski bukan dengannya karena kamu sudah melupakannya dan semua kenangan manis dengannya. Kamu tidak akan pernah menyesali atas semua yang telah terjadi malah kamu akan bersyukur.

Yang ketiga. Ikhlas.. yah ikhlaskan dia dengan keputusannya karena itu yang akan membuat hati kita menjadi tenang.. klo kamu masih menyimpan dendam dan bila pada akhirnya terbalaskan dendammu itu.. apa kamu puas? Saya yakin kamu senang tapi hatimu tidak akan tenang dan tidak akan bahagia. Dengan ikhlas dan tetap berkasih sayang maka hatimu akan lebih tenang dibandingkan kamu hidup dalam amarah dendammu sendiri. Disinilah kita belajar untuk menjadi orang yang ikhlas dan pemaaf.

Yang keempat. Jujur. Dalam arti jika kamu masih menyayanginya jujurlah padanya tapi tunggu waktu yang tepat untuk mengatakannya, mungkin butuh waktu yang lama setelah keadaan dirasakan sudah menjadi lebih baik dan normal, emang butuh kesabaran sih untuk menunggu tapi cuma itu yang bisa kamu lakukan.  Jangan pernah menahan diri untuk menyampaikan hal-hal yang ingin kamu katakan. Jujurlah padanya. Akan tetapi kamu sudah siap untuk menerima kenyataan jika dia sudah tidak mencintaimu dan setelah kamu tau ternyata si dia sudah memiliki pendamping lagi. Kamu tidak akan kecewa dan sedih karena kamu sudah mempersiapkan diri untuk menerima kenyataan itu. Kamu akan tersenyum dan pergi darinya..

Yah tinggal menunggu miracle saja karena waktu akan terus berputar sehingga semua itu bisa terjadi kapan saja.. jika dia masih mencintai dan menyayangimu kelak dia pasti akan kembali dan menyambut hangat setiap usaha, kejujuran, dan keterbukaan hatimu..

Sebagai manusia kita selalu dituntut untuk bisa menjadi lebih dewasa dalam menyikapi hidup. Apalagi kita yang terlahir sebagai seorang pria. Dalam sebuah hubungan (relationship) wanita memang membutuhkan seorang pria dewasa yang mampu menstabilkan emosinya. Tak  perlu kita mempermasalahkan hal-hal kecil dan sepele dari pasangan kita. Be fun and don’t take it too serious. Kita harus bisa menyelesaikan setiap permasalahan dengan kedewasaan dimulai dari masalah kecil hingga masalah yang lebih besar.

Yang penting jangan pernah berhenti untuk terus belajar!

Salam revolusi!

Bandung, 27 April 2010

Rully Herdita R



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s