Harapan dan kenyataan part.3

Kata ‘harapan’ sepadan dengan keadaan yang ‘seharusnya’, ‘cita’, dan ‘impian’.

Sebagaimana yang kita tahu bahwa kadangkali ‘harapan  tidak pernah sama/seindah dengan kenyataan’.

Artinya ‘kenyataan’ dalam hidup terkadang diluar dari apa yang kita ‘impikan’.

Kenyataan hidup diluar dari apa yang kita inginkan.

Yang ada kita hanya melakukan terbaik dari pilihan yang ada.

Bukankah begitu sahabat?

Ya kita tahu bahwa tidak semua yang kita inginkan harus kita miliki juga.

Tapi satu hal!

Bagi saya penting juga untuk menempatkan diri pada keadaan yang seharusnya.

Karena itu yang membuat kita merasa sempurna.

Artinya kita jangan terpaku pada kenyataan hidup yang berada diluar keinginan kita.

Harapan, impian, dan keinginan tetap harus kita upayakan.

Dan itu artinya juga bahwa manusia yang demikian adalah manusia yang tidak pernah putus asa akantetapi selalu berusaha memperjuangkan dirinya untuk menjadi mahluk yang paling sempurna. Berusaha melakukan yang terbaik demi pencapaian kebahagiaan dalam hidupnya.

Sahabatku yang baik!

Itu adalah gambaran mindset yang sedang saya perjuangkan.

Semoga saya bisa menjadi manusia yang selalu berupaya mencapai kesempurnaan dihadapan Tuhan Sang Pencipta juga dihadapan manusia lainnya.

Juga memiliki arti dan manfaat yang bisa dirasakan manusia lainnya.

Ditambah dengan ‘ikhlas’ sebagai ‘alat penerima’ kenyataan yang ada.

Ya semoga kita tetap menjadi pribadi yang rendah hati dan dijauhkan dari sombong.  Amin!

Bandung, 17 Juni 2010

Rully Herdita R

7 pemikiran pada “Harapan dan kenyataan part.3

  1. Amin.
    Ya Rully, pribadi yang rendah hati dan dijauhkan dari sifat sombong adalah pribadi yang sekarang (sepertinya) sudah menjadi barang langka. Setipa manusia perlu eksistensi diri. Tapi bukankah eksistensi itu juga bisa dilakukan dengan rendah hati?
    Harapan dan kenyataan kadang berbanding terbalik. Tapi seringkali juga, berkah yang tidak pernah berani kita bayangkan untuk terjadi, malah menjadi hadiah yang indah buat kerja keras dan keikhlasan yang dilakukan…
    Berusaha melakukan yang terbaik seperti Rully tulis, sepertinya menjadi kewajiban kita untuk mensyukuri hidup🙂

    1. Terima ksh ibu. Komentar ibu lbh dari cukup.
      Ya saya berfikir bhw manusia adalah ‘mahluk sempurna’. Karena Tuhan anugerahkan ‘akal’ yg membedakan dari mahluk2 Tuhan lainnya.
      Disisi lain ‘manusia bukanlah mahluk sempurna’ krn seringkali berbuat salah, dosa, dan khilaf.

    1. saya belajar yakin bahwa “happy people go lucky”.
      saya setuju bro!
      karena biasanya kita memberi karena mengharapkan ‘imbalan’ balik. disaat imbalan itu tidak kita dapat, bukannya bahagia malah kekecewaan. ya lagi-lagi belajar ikhlas dalam memberi.
      thanks ya!

  2. QK = “klo kita gag bisa mendapatkan apa yang kita inginkan, maka jagalah apa yang sudah kita dapatkan”

    bersyukur dengan apa yang sudah ada… meskipun selalu berharap dan berusaha mendapatkan yang lebih baik dari yang sekarang. jadi ketika satu persatu harapan itu terlepas dan tak teraih,,, paling nggak QK masih bisa mensyukuri dengan apa yg sudah QK dapat sejauh QK melangkah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s