Mengingat Tuhan

Sahabatku yang baik.

Selama kita hidup tentu tak henti-hentinya akan selalu dihadapkan pada berbagai macam situasi masalah dan hal-hal yang menurut kita tidak ideal.

Takut menghadapi masa depan.

Trauma dengan masa lalu.

Sulit berdamai dengan diri sendiri.

Sulit memaafkan kesalahan, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain terhadap kita.

Sulit menerima kenyataan hidup

Semua menguras pikiran dan membebani jiwa.

Meski  sudah tahu solusi yang dibutuhkan tapi mengapa tetap gelisah dan merasa cemas?

Seharusnya kita tidak perlu merasa demikian.

Tapi mengapa sahabat?

Saya ragu karena merasa sering berbuat dosa.

Karena kita melupakan satu, yaitu : TUHAN.

Dialah yang mengatur dan menciptakan semua yang terjadi.

Dialah Sang Penolong Utama.

Baik melalui keajaiban maupun uluran tangan manusia.

Mungkin kita sering melupakannya.

Dia menegur kita dengan berbagai masalah hidup dan hal-hal yang tidak ideal supaya kita selalu mengingatnya.

Maka dari itu mendekatlah dan minta pertolongan padanya.

Kita diajarkan sabar menghadapi segala cobaannya

Kita diajarkan ikhlas dengan apa yang sudah terjadi

Kita diajarkan mensyukuri apa yang kita punya

Melakukan terbaik dari pilihan yang ada.

*****

Ah bisa-bisanya saya berkata-kata seperti ini.

Saya dengan segala kekhilafannya!

Bandung, 18 Juni 2010

Rully Herdita R

10 pemikiran pada “Mengingat Tuhan

  1. Yang terlintas dalam pikiran QK,,
    iya ya… terkadang klo sedang dalam masalah koq QK bingung kesana kemari cari solusi… cari seseorang yang bisa memecahkan masalahnya QK..
    mencari sesuatu yang bisa menenangkan QK..
    tapi meskipun sudah ada solusi, sudah banyak yang berusaha menenangkan mengapa tetap rasanya tak tenang.
    tapi terkadang QK lupa tentang…TUHAN…

    Atau memang sengaja melupakan, karena merasa tak pantas mengadu padaNya..
    setelah kita melupakanNya ketika kita bahagia?
    padahal semua yang terjadi pada QK adalah dariNya…
    entahlah…

  2. Mas Rully…terima kasih atas solusi yang singkat ini??
    Tapi saya merasa senang karena kalau kita di beri masalah maka kita akan selalu dekat denganNYA…
    keep smile…

  3. Tak lelah untuk peka membuka mata pada apa yang terjadi pada dunia, namun jangan lupa menggenggam diri pada nurani dan hindari arus yang menghanyutkannya,
    Kita sebagai manusia sangat mungkin menghadapi saat-saat sulit, dan hanya dengan bersabar yang dapat membawa kita ke dalam ketentraman jiwa untuk melalui berbagai kesulitan dalam hidup.
    Ketika manusia mampu mengendalikan diri dari dosa, menaati semua perintah Allah, memegang teguh akidah, tabah dan tidak mengeluh atas setiap musibah yang menimpanya maka manusia tersebut telah mencapai tingkat hakikat kesabaran yang sebenarnya.

  4. 😦
    Kalo gak sama Dia, gaktau sama siapa lagi minta bantuan. Dia yang gak pernah mengeluh mendengarkan semua ocehan dan keluhan kita..
    Harus selalu Ingat Dia.. Kapanpun, dimanapun, dalam kondisi bagaimanapun

    *ngelantur

    Salam kenal yahh🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s