Mulailah memberi jangan mengharap kembali

Apa kabar sahabatku semua?

Jumpa lagi dengan saya.

Sahabat..

Luangkanlah waktu anda 3 menit saja untuk membaca tuntas postingan saya kali ini.

Pasti bermanfaat sekali.

Mengutip sebagian isi  buku ‘soul burger’ karya Anthony Mohammed Robbins.

~Mulailah Memberi

Bila tidak seorang pun berbelas kasih karena kesulitan Anda,

Atau tidak seorang pun mau merayakan keberhasilan Anda,

Atau tidak seorang pun bersedia mendengarkan, memandang, memperhatikan apa pun kepada diri anda, jangan masukkan ke dalam hati.

Manusia selalu disibukkan oleh urusannya sendiri.

Manusia kebanyakan mendahulukan kepentingannya sendiri.

Anda tidak perlu memasukkan itu ke dalam hati

Karena hanya akan menyesakkan dan membebani langkah Anda.

Ringankan hidup Anda dengan memberi kepada orang lain.

Makin banyak Anda memberi, semakin mudah Anda memikul hidup ini,

Berdirilah di depan jendela, pandanglah keluar.

Tanyakan kepada diri sendiri, apa yang bisa Anda berikan kepada dunia ini.

Pasti ada alasan kuat mengapa Anda hadir di sini.

Bukan untuk merengek atau meminta dunia menyanjung Anda.

Keberadaan Anda bukan untuk kesia-siaan.

Bahkan, seekor cacing pun dihidupkan untuk menggemburkan tanah.

Dan, sebongkah batu dipadatkan untuk menahan gunung.

Alangkah hebatnya Anda dengan segala kekuatan yang tidak dimiliki siapapun untuk mengubah dunia.

Itu terwujud bila Anda mau memberikannya.

***

Setelah saya membaca.

Itu artinya sebagai manusia kita diciptakan untuk bisa saling memberi.

Jangan menyerah dan putus asa disaat kita ‘merasa’ orang lain lebih baik dari kita.

Mengapa rumput tetangga selalu lebih hijau.

Kita adalah manusia dengan segala keunikan dan keistimewaannya.

Disaat rasa cemas, gelisah, sedih, kecewa, kesal, putus asa melanda diri.

Itulah saat dimana anda terlalu sibuk hanya memikirkan dan terlalu mementingkan diri sendiri!

Banyak tulisan yang saya buat karena berharap bisa diambil  nilai-nilai kebaikannya dan bisa bermanfaat bagi sahabat semua.

Setiap manusia ingin mendapat perhatian.

Setiap manusia di facebook, twitter, suara pembaca, dimana saja berlomba-lomba untuk mendapatkan perhatian.

Secara tidak sadar demikian pula postingan-postingan yang saya buat.

Disaat kenyataan diluar dari apa yang kita harapkan.

Apa yang bisa kita perbuat?

Kita tidak bisa memaksa orang lain untuk berbuat dan memenuhi keinginan kita.

Yang ada kita ‘disadarkan’ untuk memberi tanpa mengharap imbalan apa-apa.

Sederhananya : Jika kita mencintai seseorang, maka cintailah dia dengan penuh keikhlasan. Artinya kita tidak mengharapkan apa-apa darinya. Cukup kita bahagia melihatnya bahagia.

Mungkin sahabat yang sempat mengenal dan melihat saya bertanya-tanya.

Mengapa dalam kehidupan nyata saya seringkali bersikap diluar dari apa yang saya tuliskan?

Ya itulah saya.

Saya hanya manusia biasa.

Saya hanya ingin memberi yang ‘terbaik’ bagi sahabat semua.

Karena ‘memberi’ dan ‘berbagi’ adalah salah satu ‘kunci’ kebahagiaan bagi saya dan sudah dirasakan sekali manfaatnya.

Meski berulangkali saya melakukan kesalahan dan mengalami kegagalan.

Bukan berarti saya diam dan melabel rendah diri sendiri.

Saya akan selalu berupaya memberi yang terbaik dengan kemampuan dan keterbatasan yang saya punya.

Ah lagi-lagi saya membuat kesalahan.

Ingatkan saya disaat lupa sahabat!

***

Bandung, 30 Juni 2010

3 pemikiran pada “Mulailah memberi jangan mengharap kembali

  1. Memberi itu artinya kita sudah bersyukur buat semua karunia, telah berterima kasih untuk semua anugerah yang telah diterima…
    Kenapa kita suka kecewa kalau orang yang diberi tidak mengucapkan terima kasih?
    Karena kita masih mengharap perhatian yang sama dari orang yang diberi, biarpun itu hanya sekedar ucapan atas perhatian yang kita berikan🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s