Hidup untuk dinikmati

Ya mungkin judul diatas adalah slogan yang tepat untuk menggambarkan ibu-ibu di komplek gue

Termasuk nyokap gue sendiri

Bagaimana engga coba?

Aktifitas rutin mereka diantaranya adalah berenang (sarana kolam renang di komplek rumah gue) dari jam 6 hingga jam 8 pagi sebelum berangkat ke kantor

Sekarang aja pulang ngantor hendak langsung cabut pergi berenang dan berendam air panas di Garut, satu rombongan mobil isinya ibu-ibu semua (capek yang menyenangkan kayanya)

Belum klo ada aktifitas belanja-belanja, ibu-ibu mana sih yang engga doyan belanja?

Saat libur akhir pekan dari Bandung dibela-belain berangkat pagi-pagi meluncur ke pusat perbelanjaan Tanah Abang atau Mangga Dua Jakarta (jarak tempuh kurang lebih 2 jam lewat tol Cipularang).

Padahal orang-orang Jakarta sendiri banyak menghabiskan waktu akhir pekan di kota Bandung, terutama shopping di factory outlet yang lokasinya berjejer sepanjang jalan Riau (Martadinata) dan Dago (Ir. H Djuanda).

Tahun depan aja (2011) di bulan Februari rencananya ibu-ibu di komplek gue pada mau belanja ke Singapura (buset dah)

Niat banget sih tapi klo udah hasrat dan keinginan sulit dibendung, apapun pasti akan selalu diperjuangkan

Makanya nyokap gue dan ibu-ibu yang lainnya mulai sibuk bikin paspor, serta menabung buat belanja-belanja nanti (padahal nyokap dan bokap mesti nabung buat sisa ongkos naik haji sekitar tahun 2012 berangkatnya)

Malah bokap gue suka ngomel-ngomel karena nyokap pergi-pergi mulu

Apalagi klo ditambah bibi, paman dan sepupu gue yang dari Ciamis datang, pasti bawaannya traveling alias belanja dan belanja klo engga Pasar Baru pasti Kings, bahkan Tanah Abang dan Mangga Dua Jakarta juga dikejar (ahaha)

Secara mereka cs-nya (sohib) nyokap gue dalam hal belanja dan fashion fiuhh
Yah mungkin itulah meski umur sudah tua, tapi dalam hal fashion nyokap gue engga kalah ama anak muda.

Apa yang ngetren dikalangan anak muda, nyokap gue selalu update dan masih pantes sehingga banyak yang engga ngira nyokap gue umurnya 52 tahun

Itulah kenapa nyokap terlihat muda dari usia sebenarnya, ya mungkin karena dia berusaha untuk selalu senang dan bahagia

Makanya gue masih nyambung dan kagak malu klo nganter-nganter nyokap ahaha

Ditambah lingkungan tetangga dan keluarga semuanya mendukung (punya visi dan misi yang sama dalam hal belanja, traveling, fashion dan bersenang-senang)

Sungguh hidup yang nikmat padahal sehari-hari disibukan dengan urusan kantor yang kadang bikin stress

Ya karena hidup cuma sekali dan tak selalu indah

So tinggal bagaimana caranya mereka bisa menikmati hidup itu sendiri dan mengisinya dengan sesuatu hal yang menyenangkan, serta bermanfaat tentunya (engga kalah penting)

Itulah serangkaian aktifitas ibu-ibu di komplek rumah gue

Bagaimana dengan pembaca sekalian dalam menikmati hidup?

Bandung, 4 Agustus 2010

9 pemikiran pada “Hidup untuk dinikmati

    1. iya,,
      wah padahal 3 minggu lalu saya main ke cibinong kang.
      tapi tidak sempat mampir ke mie janda.
      mau langsung ke jakarta soalnya.
      ehehe

  1. Sesuai dengan nama blog saya, “hidup itu harus dinikmati”.😀
    Caranya? Jalani hidup ini apa adanya, terimalah, jangan mengeluh, hidup jangan berlebihan, jangan banyak protes, dan jangan banyak berandai-andai, karena gak ada gunanya kita berandai-andai. Lebih baik terus berjuang menggapai impian.🙂

  2. hahaha…… kok bunda jadi ikut kesindir deh…..😀
    krn kegiatannya hampir2 mirip dgn nyokapnya Rully,
    kalau ke bandung yang pasti mampirlah di FO 2 yang banyak disana, padahal , apa sih yg gak ada di jakarta ?😀😀
    itulah nikmatnya menjadi ibu2 yang anak2nya sudah besar2, jadi kalau jalan bareng temen2 srasa muda lagi, padahal dah tuwir (gak nyadar)😛
    salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s