Hidup Bukanlah Pilihan Ideal

Apakah sahabat setuju dengan judul diatas?

Bagaimanapun hal-hal ideal adalah sesuatu yang selalu bahkan pasti semua orang cari atau kejar, itulah mengapa banyak sekali orang yang selalu merasa kecewa, sakit, sedih, terluka, lelah, pasrah, menyerah, dsb. Secara berkepanjangan.

Kenapa bisa begitu?

Karena saat semua orang terobsesi mengejar hal-hal ideal tersebut, tanpa dibarengi dengan kesiapan diri untuk menerima kenyataan.

Hal-hal ideal adalah harapan yang semua orang cari, baik disadari atau tidak.

Meski orang berkata :

Ah aku mah enggak usah ngoyolah! Hidup kek gini juga udah cukuplah…

Seperti apa sih hal-hal ideal itu?

Pekerjaan baik yang menawarkan gaji besar, prestasi dalam hidup, kedudukan dan jabatan tinggi, harta melimpah, kekasih baik hati, paras tampan/cantik, kondisi ekonomi yang stabil dsb. (pokoknya semua hal positif dan baik-baik)

Disaat harapan tak sama dengan kenyataan, perasaan apa yang mungkin sahabat alami?

Ya kurang lebih seperti yang saya sebutkan diatas itulah…

Lalu baiknya gimana ya? Jika kita mengalami perasaan tidak nyaman tersebut?

Bersyukur mungkin cara terbaik..

Seperti lagu D’masiv yang berjudul “Jangan Menyerah” berikut ini:

..Syukuri apa yang ada, hidup adalah anugerah

Tetap jalani hidup ini melakukan yang terbaik…

Hidup memang bukanlah pilihan ideal, tapi tidak ada salahnya jika kita selalu berusaha dan mengupayakan hal terbaik untuk mendapatkan hal-hal ideal dalam hidup.

Agama saya mengajarkan untuk selalu bersyukur, karena insya Allah tanpa kita memintapun pasti DIA akan melipatgandakan nikmat yang telah diberikan pada kita.

Bersyukur atas nikmat hidup…

Bersyukur atas nikmat sehat..

Bersyukur atas nikmat setiap hembusan nafas..

Bersyukur atas semua karunia-NYA..

So jangan bersedih sahabat! Jika kamu merasa dunia tidak berlaku adil terhadapmu…

Ikhlaskan semua yang pernah terjadi, bersabar atas segala cobaan, bersyukur atas nikmat sekecil apapun itu, dan tetap berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik (untuk menggapai cita-cita dan harapan).

Dengan segala kerendahan hati, semoga di tahun 2011 dan kedepannya saya bisa menjadi orang yang lebih baik lagi, menjadi jiwa yang bahagia dan membahagiakan orang-orang terdekat : orang tua, saudara, sahabat dan pendamping hidup saya kelak, meski diri ini tak luput dari segala dosa dan kekhilafan.

Mudah-mudahan postingan ini bisa bermanfaat ya dan sekedar mengingatkan diri saya sendiri… tetap SEMANGAT!

 

Bandung, 4 Desember 2010


2 pemikiran pada “Hidup Bukanlah Pilihan Ideal

  1. Iya, sama…saya juga lama nggak kesini, apa kabar, Rul?
    Kepuasan atau ketidakpuasan terhadap segala sesuatu, biasanya datang silih berganti. Jadi kayaknya, dinikmati aja dengan ikhlas semua yang harus kita lewati…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s