Eksistensi

Eksistensi bahasa gaulnya cukup dengan sebutan eksis

Saya percaya bahwa setiap orang termasuk kita sendiri  ingin diakui eksistensinya alias keberadaannya.

Sehingga membuat  kita ingin orang lain selalu memperhatikan kita, kita ingin orang lain peduli atau care pada kita, membuat kita ingin orang lain memberi sesuatu pada kita, membuat kita ingin agar orang lain menyukai kita, membuat kita ingin orang lain merespon tindakan kita dsb.

Saudara perempuan dan sahabat saya pernah bertanya :

“aa kenapa sih kok jarang bikin status di facebook? Biar eksis atuh a…”
“ rul kenapa sih lo engga bikin twitter? Buruan bikin…”

Bukannya tanpa alasan bahwa mereka (orang-orang yang ingin eksis) berperilaku seperti itu, karena seperti yang saya lihat sehari-hari semenjak jamannya friendster hingga facebook:

  1. Foto profil anak alay (sebutan abg jaman sekarang) terutama yang cewek seringkali berpose mulut yang dibikin manyun-manyun kaya bebek, dengan muka agak miring kesamping, dsb. Biar keliatan imut kali ya? Hehe…
  2. Foto profil mesra bersama pacar atau lawan jenis, biar orang pada sirik nih? Atau apa?
  3. Nama profil alay misalnya: dindatakingindikhianati, InTaN yayAngNa IRvaN, Pha mHuts yAyAnyA NduTs dsb.
  4. Nyengir lebar-lebar biar fotonya keliatan behel.
  5. Pengen bikin status yang ada logo BBnya biar gaya.
  6. Pasang foto bareng artis (karena engga semua orang bisa foto bareng).
  7. Upload video atau aksi kegilaan ke YOU TUBE
  8. Dll.

Berarti saya bukan pribadi yang seperti kebanyakan orang dong? Kok kaya orang yang sirik aja dan kontra dengan kenyataan diatas…

Jawabannya : SALAH

Sayapun sebetulnya sama seperti mereka..

Karena sayapun ingin terlihat keren, trendy dan gaya dihadapan orang lain.

Yang tanpa disadari membuat saya mengharapkan “pujian” dari orang lain agar eksistensinya diakui.

Namun saya menyadari bahwa hidup ini bukan sekedar mengharapkan apa yang bisa orang lain berikan pada kita..

Tapi apa yang bisa kita berikan untuk orang lain..

Intinya tulus dan ikhlas lillahita’ala dalam memberikan sesuatu..

Tidak perlu menunggu kaya, tidak perlu menunggu apapun…. tapi cukup dengan apa yang kamu punya saja saat ini, yang penting niatnya.

Yang memahami tentang AKTUALISASI HIDUP pasti bisa mengerti maksud saya.

Tapi semua butuh proses.. semuanya butuh waktu…

Adik-adikku (kesannya tua banget nih gue…) silahkan kalian menikmati dan mensyukuri hidup kalian saat ini.

Lakukan apa yang ingin kalian lakukan…. dalam arti hal yang positif, jangan sampai kalian dewasa sebelum waktunya.

Salam cinta penuh kebahagiaan…..

 

Bandung, 17 Januari 2011

2 pemikiran pada “Eksistensi

  1. Hehe, saya juga nggak pernah bikin status di fb, Rul…
    Akun twitter?
    Nggak punyaaaa….😀
    Mungkin saking rendah hatinya…*suiit, suiit*, ada orang yang lebih nyaman dengan gaya apa adanya. Eksis itu menurut saya harus ditunjukkan dengan prestasi, bukan cuman status dan foto-foto…ups, tua banget deh saya😉

    1. bener juga kok bun. ada 2 cara klo mau eksis. klo cara yang baik yaitu ditunjukan dengan PRESTASI, tapi klo cara yang kurang baiknya ya dengan SENSASI *ketauan penyimak gosipnya haha*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s