Jomblo Sejati

Artikel ini dicopas dari notes saya di facebook dan kebetulan memang belum pernah di publish di blog. Artikel ini saya buat pada tanggal 28 Agustus 2009, mubazir aja kalo gak saya publish disini. Sebetulnya ditujukan buat cowok tapi cewek juga bisa kok. Mungkin agak muluk dan terlalu berlebihan, tapi mudah-mudahan bermanfaat sebagai bahan renungan terhadap jalan pemikiran kalian selama ini.

Enjoy ya!!

Errrgggh!!! Kadang saya suka kesel plus jengkel dengan kata “jomblo” yang seringkali disalahartikan oleh orang-orang di luar sana.
Jomblo biasanya diartikan dengan : seseorang yang masih single atau belum memiliki kekasih atau pacar (ini saya setuju).

(Yang saya ga setuju) Bila jomblo itu diartikan sebagai :

Seseorang yang hidupnya hampa dan selalu sendiri serta kesepian, terutama bila melewati malam minggu, dimana hidupnya luntang lantung ga jelas tanpa adanya kehadiran seorang wanita di sisinya (berdasarkan sudut pandang cowok).

Lalu dia habiskan waktunya itu dengan nongkrong di bilik warnet yang nyaman untuk browsing fs, donlot bokep ato VP Jepang atau maen wining eleven. (yang kesindir jangan marah ya hehehe).

Seseorang yang kadang hatinya miris dan sinis terutama saat melihat temennya atau orang-orang di sekitarnya yang udah punya kekasih atau pacar, kadang dia juga malu klo belum punya kekasih/pacar, sehingga muncul dalam benaknya bahwa memiliki seorang pacar adalah sebuah keharusan yang secepatnya mesti terlaksana.

Karena pengen cepet-cepet punya pacar, pas baru aja kenal sehari ama wanita yang menarik, langsung gencar ping pong sms atau jadi temen ngobrol atau curhatnya, pas nembak taunya di tolak, atau wanita itu taunya udah punya pacar. (Weeeekkkk patah hati lagi cape deh!!!)

Hatinya kadang iri plus gelisah saat melihat kemesraan yang ditunjukan oleh sepasang kekasih yang lewat tepat di hadapannya.

Klo ketemu wanita yang menarik di jalan atau dimana gitu, ngarepnya keluar, terus pas ampe rumah langsung berhayal:

rasanya gimana ya klo cewek tadi itu jadi pacar gue,,, gue pasti bisa menikmati hari-hari yang romantis dan indah bareng dia.

Pas nyadar semua itu cuma mimpi kosong alias cuma khayalan yang dibikin sendiri.

Terus tiap hari kerjaannya cuma mengeluh dan mengeluh serta mengasihani diri sendiri dan menganggap bahwa kehidupan romansanya ga pernah adil bahkan selalu gagal, dan akhirnya jatuh dalam lembah keputusasaan sembari mendengarkan lagu “Cinta Ini Membunuhku” milik band D’masiv dan lagu “Bila Malam Tiba” milik band Newday, yang seolah lagu itu lebih menegaskan lagi bahwa keberuntungan dalam urusan asmara engga pernah berpihak kepadanya.

Terus dia bilang : tuh kan bener!!! Kasian banget yah gue!!!

*Akh wake up boys/girls!!! Those are bullshit!!! Itu semua engga ada hubungannya dengan jomblo!!!!
Bagi Seorang Rully®, “Jomblo sejati” itu :

Memiliki kehidupan sosial yang menarik, hidupnya engga pernah kesepian, karena selalu dikelilingi sahabat-sahabat yang setia menemaninya untuk melakukan aktifitas yang asik (fun) bersama-sama dan dia sangat menikmatinya (enjoy).

Jomblo sejati punya pergaulan yang luas juga punya tempat nongkrong atau hang out yang asik dan cozy, seperti coffee shop, tempat karaoke, café, resort and lounge dsb. Sehingga dia bisa kenalan ama orang-orang baru, yang bisa menambah wawasan juga relasinya.

Jomblo sejati punya segudang kegiatan menarik bersama teman-temannya, dan dia bebas melakukan hal apapun yang disukainya.

Engga pernah seorang jomblo sejati berkeluh-kesah karena engga punya pacar, karena dia sudah memiliki kehidupan yang sangat menarik sekali.

Bahkan dia selalu menebarkan kebahagiaan dengan orang-orang di sekelilingnya baik kepada yang udah punya pacar atau belum punya pacar, sehingga banyak orang tertarik padanya.

Dan bahkan orang yang udah punya pacar pun iri kepada si jomblo sejati, karena si jomblo sejati sedemikian bebasnya bisa begitu menikmati kehidupannya dan pergaulannya yang sangat menarik itu.

Tak pernah seorang jomblo sejati merasa hidupnya hampa, dia bisa tertawa sepuasnya dan bersenang-senang dengan teman-temannya tanpa perlu dipusingkan oleh urusan wanita.

Jadi jangan ngaku “Jomblo Sejati” klo kamu masih ngerasa kesepian, hampa dan putus asa klo engga punya kekasih atau pacar. Jadi namanya apa dong klo kaya gitu?

Klo masih kaya gitu boleh saya bilang kamu itu : “zombie alias mayat hidup yang haus akan darah wanita”.

Meskipun belum punya pacar kamu harus bangga jadi “jomblo sejati” dan engga perlu malu.

Tapi saya bersyukur karena sekarang sudah punya partnership (baca : pacar) untuk lebih bisa mengenali karakter dan pribadi masing-masing, bersama-sama menikmati petualangan di rimba belantara cinta dan kehidupan, belajar untuk bisa menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing, tanpa harus mengesampingkan keberadaan sahabat-sahabat di sekitar saya.

PS : Tulisan ini saya dedikasikan untuk semua sahabat (male) dan bidadari (female) di facebook saya. Yang merasa tertampar dengan tulisan saya ini, jangan marah yah, yang mau skeptik juga silahkan. Semoga tulisan saya ini bisa menginspirasikan semua. Yuuk sama-sama kita belajar dari semua kegagalan.

 

Mantan Zombie,,,

13 pemikiran pada “Jomblo Sejati

  1. bener itu kak? tapi nyatanya aku tetep kesulitan,,,klo sudah enak dgan ksndrian ya enak,,,,,
    tp klo dh jtuh cinta ,,,,ptah hati wuiiiih tragis !!! hehehe
    mohon pencerahannya !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s