Antara Bangga dan Bersyukur

Bangga, tentunya setiap orang memiliki kebanggaan masing-masing. Untuk laki-laki yang memiliki pacar cantik tentu menjadi kebanggaan baginya. Saat lulus kuliah dengan hasil yudisium cum laude juga merupakan suatu kebanggaan. Dan banyak kebanggaan-kebanggaan lainnya.

Akan tetapi ada satu hal, bila kamu berkaca pada diri sendiri dan merasa bahwa tak ada satu pun sesuatu hal yang bisa dibanggakan.

Di saat orang lain memiliki pekerjaan bagus dengan salary per bulan di atas 5 juta. Dan mendapatkan bahwa dirimu hanya pengangguran yang sepenuhnya masih bergantung pada orang tua. Meski sudah berbagai segala daya upaya dikerahkan demi mendapatkan pekerjaan, akan tetapi lapangan kerja semakin sempit, tidak sebanding dengan jumlah penduduk usia siap bekerja. Sekalinya ada pekerjaan, tapi tidak memberikan benefit yang bagus, hanya tersisa rasa lelah dan tekanan dalam bekerja.

Cerita di atas hanya gambaran saja. Bisa kamu bandingkan dengan pengalaman tentang sesuatu dari dalam diri yang tidak bisa dibanggakan. Bisa satu hal atau bisa juga dalam segala hal kamu merasa bahwa tak ada yang bisa dibanggakan dari diri sendiri.

Lalu kamu bisa apa?

Mungkin kamu lupa dengan bersyukur. Apa itu bersyukur?

Kurang lebih memiliki pengertian menerima segala sesuatu yang diberikan Tuhan, entah itu berupa nikmat rejeki yang baik maupun sesuatu hal yang buruk atau kurang baik.

Di saat kamu melihat bahwa tak ada yang bisa kamu banggakan dari dirimu, maka itulah saat yang tepat bagimu untuk bersyukur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s